Ketika bintang yang berlaku sebagai penerang dinding kamar,
begitu setia dengan gelapku.
kegalauan - membiasakan diri berkisah dalam tulisan
"dia" masih ada dalam dirimu
layaknya nahkoda, ingin terus kendalikan kapalnya
kapal yang telah dibuangnya.
berusaha menarik dari tepian,
menuju ke tengah. yang paling dalam. lalu menenggelamkannya.
Hai KAPAL penguasa samudera !
berlayarlah, dengan atau tanpa nahkodamu..
usah Kau takut !
saat kau hilang arah, Lihatlah ke langit luas,
rasakan arah mata angin,
atau.... sekadar ikuti arus..
Yakinlah, Kau akan mendapati sampai.
sampai tempat berlabuh,
di situlah Kau kembali,
menepi.
dalam -firdausNya-
Aku bangga berlayar denganmu, KAPAL-ku :)
25Okt12-di dalam Kapal-ku
No comments:
Post a Comment